_________________________________________________________________________________________________________________________
SELAMAT DATANG di AMUNTAIPOST (Portal Blog Banua Amuntai)

Anda Pengunjung Ke

Selasa, 22 Mei 2012

Kasus Ambon Terungkap Sudah

JAKARTA, Amuntaipost.com -- Terungkap sudah pembunuhan seorang tukang ojek bernama Darvis Saiman, di kawasan Gunung Nona, kota Ambon pada September 2011, yang memicu kerusuhan di kota itu.

Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Saud Usman Nasution, dalam konferensi persnya di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin (21/05/2012) mengatakan bahwa kasus tewasnya Nofri yang beragama Islam itu, direkayasa untuk memicu kemarahan antar umat beragama.

Atas kasus tersebut, Polri berhasil mengamankan BM, di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Kamis lalu (17/05), setelah petugas Polda Maluku melakukan pelacakan dari kota Ambon, ke Fakfak Papua hingga ke Jakarta.

"Dari penangkapan BM, Polisi kemudian mengembangkan kasus ini, dan ternyata ada kaitannya dengan kasus teror lainnya," ujar Saud.

Kelima orang yang ditangkap belakangan masing-masing berinisial RM, SS, HTM, AW, dan HS. Dari keenam tersangka yang ditangkap, BM merupakan tersangka utama karena yang bersangkutan bertindak selaku perakit bom bersama, sekaligus eksekutor di lapangan.

RM merakit bom bersama BM, SS, berperan mengendarai motor pada saat pelemparan bom di Kawasan Karang Panjang.

Lalu, HTM berperan membantu merakit bom dan terlibat dalam pelemparan bom di Jalan Tulukabessy, Kawasan Mardika. Sementara itu AW ikut terlibat dalam pelemparan bom di Jalan Tulukabessy bersama HTM. HS bertindak sebagai pengemudi sepeda motor pada saat pelemparan bom di Jalan Tulukabessy.

Sejumlah peledakan bom yang diduga dilakukan keenam tersangka ini adalah peledakan bom di terminal Mardika, peledakan bom di Gereja Karpan, dan peledakan bom di Gereja Katedral Karpan. Keenamnya juga terlibat dalam peledakan bom di Jalan Tulukabessy dan ledakan bom di Kawasan Belakang Soya. 


sumber : banjarmasinpost   editor : Antony Rahman

Berita Populer