_________________________________________________________________________________________________________________________
SELAMAT DATANG di AMUNTAIPOST (Portal Blog Banua Amuntai)

Anda Pengunjung Ke

Selasa, 22 Mei 2012

Pacaran Larut Malam, Kumpulan Pemuda Kerjai Tiga Pasangan

JAMBI, Amuntaipost.com - Empat anggota komplotan pelaku pelecehan dan pemerasan terhadap MY (17) dan GN (16), siswa SMAN Muaro Jambi, pekan lalu, mengakui sudah tiga kali melakukan aksi pelecehan dan pemerasan dengan korban tiga pasangan yang berbeda.

Hal itu diakui pelaku saat diperiksa aparat Polsek Sungai Bahar, Minggu (20/5/2012).

Seperti diberitakan sebelumnya, sepasang remaja menjadi korban pemerasan dari sekelompok pemuda di daerah Sungai Bahar.

Dari keterangan pelaku, aksi pertama dilakukan di sebuah SMPN Negeri di Sungai Bahar. Saat itu korban sedang duduk dengan pacarnya dekat sekolah di malam hari, kemudian pelaku mendatanginya dan memaksa agar korban menuruti kemauan pelaku untuk melakukan adegan mesum.

Keterangan pelaku di Polsek Sungai Bahar, mereka menyimpan foto-foto pelecehan korban pertama. Itu diketahui saat Kasat Reskrim Polsek Sungai Bahar melihat ada foto korban lain di ponsel milik pelaku.

Ditanya itu foto korban keberapa? Pelaku menjawab, foto korban yang pertama. "Foto lain itu foto yang pertama," ujar Edi seorang pelaku.

Kemudian aksi kedua dikatakan Edi, yang mewakili rekannya dilakukan di TPH (Pasar Dua) Sungai Bahar, waktu itu pelaku melihat korban juga lagi duduk dan berciuman, pelaku langsung menghampiri korban, mereka menegurnya lalu korban disuruh langsung pulang.

"Kalau kejadian kedua, korban lagi duduk dan ciuman sama pacarnya, kami langsung datang menemui mereka, kami suruh pulang, karena sudah malam," ungkap pelaku.

Pengakuan pelaku, aksi kedua tidak menyita barang apapun dari korban, dan juga tidak memotretnya. "Nggak ada kami sita, waktu itu kami ketemu aja," kata Sahat.

Ditanya terkait adanya dugaan pelaku meminta sejumlah uang kepada korban, dengan dalih akan menyebarkan foto-foto korban ke jejaring sosial. "Nggak, kami tidak meminta duit," ujar Sahat pelaku lain ketika ditanya polisi.

Pelaku mengatakan motif mereka hanya untuk koleksi pribadi, pelaku mengakui tidak pernah menyebarkan foto-foto korban. Pelaku mengaku kesal kepada korban yang sering pacaran sampai pukul 21.00 malam.

"Kami kesal lihat anak sekolah pacaran sampai jam 9 malam, kadang di sekolah, kadang dekat kebun sawit jugo," kata Sahat.

Atas kejadian itu keempat pelaku mengakui kesalahannya dan menyesal atas perbuatan asusila dan pemerasan yang telah mereka lakukan.

Dari hasil pemeriksaan penyidikan sementara, Kasat Reskrim Polsek Sungai Bahar Ipda Maruli Hutagalong, mengatakan, barang bukti berupa dua handphone korban, foto-foto korban dari pelaku, serta pakaian korban sewaktu kejadian telah diamankan di Polsek Sungai Bahar. "Saat ini masih diproses, dalam penyidikan," kata Maruli.

Ditambahkan Kapolsek Sungai Bahar, AKP Sehat Waluyo, mengatakan, kejadian ini akan diselesaikan sesuai prosedur. Ia juga mengatakan keempat pelaku telah ditahan di Mapolres Muaro Jambi.

"Pelaku sudah dititip di Polres, mengingat kemungkinan adanya tekanan dari keluarga atau teman korban," ujarnya.


Sumber : Banjarmasinpost    Editor : Antony Rahman

Berita Populer