_________________________________________________________________________________________________________________________
SELAMAT DATANG di AMUNTAIPOST (Portal Blog Banua Amuntai)

Anda Pengunjung Ke

Tampilkan postingan dengan label kasus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kasus. Tampilkan semua postingan

Rabu, 05 Desember 2012

Diringkus Setelah Kedapatan Simpan Ratusan Butir Obat Ilegal

PARINGIN, Amuntaipost.com -- Musa (39), warga Desa Batu Merah Rt.05 Kecamatan Lampihong Kabupaten Balangan ini bakal lama meringkuk di balik jeruji besi. Dia ditangkap lantaran menyimpan obat terlarang di rumahnya.

Bisnis haram yang digelutinya itu pun bakal ditinggalkan sementara, setelah anggota Sat Narkoba Polres Balangan berhasil meringkusnya pada Rabu (5/12) sekitar pukul 12.00 Wita.

Anggota Satnarkoba yang menggeledah rumahnya pun berhasil menemukan ratusan butir obat daftar G sejenis "dextro" di bawah meja dapurnya.

Tak hanya itu, petugas juga berhasil mengamankan 1 pak plastik serta uang Rp 20 ribu yang diduga hasil penjualan.

Kasat Narkoba Polres Balangan Iptu Darmono saat dikonfirmasi tak menampik perihal pengamanan terdahap Musa.

Menurut dia, Musa merupakan target operasi satuannya yang dikenal licin. "Dia itu TO kita, baru bisa ketangkap berkat kegigihan anggota," tandasnya.


 Sumber : Banjarmasinpost   ||   editor : Antony Rahman

Jumat, 09 November 2012

Kawan "Bagadang" Tewas Ditangan Kawan

KANDANGAN, Amuntaipost.com -- Ariandi (25) warga Jl Brigjen H Hasan Basry, Kandangan Kab. Hulu Sungai Selatan (HSS) ini  dalam pengaruh mabuk alkohol kontan terpantik emosinya hanya gara-gara tersinggung ucapan kawannya. Kawan bagadangnya itu pun ditikamnya bertubi-tubi hingga sekarat sampai akhirnya tewas di rumah sakit.

Peristiwa berdarah menggegerkan itu terjadi di tepi Jln Al Falah Kandangan depan Fitnes Fame Agency, Rabu (7/11) dinihari pukul 04.00 Wita. Korban sasarannya, Mahli (26) warga setempat Jln Al Falah, yang saat itu mengenakan celana jeans pendek dan baju kaos oblong warna ungu bersimbah darah di TKP.

Empat mata luka tikam bersarang di tubuhnya. Terparah luka tikam di bagian dada kiri dan diduga mengenai organ jantungnya. Satu luka tikaman lagi menembus perut bagian tengah dan dua mata luka robek di pergelangan tangan kanannya. Korban juga mengalami patah gigi akibat hantaman tersangka.

Meski korban sempat dilarikan ke IGD BLUD RSU Hasan Basry Kandangan, namun karena luka yang diderita sangat parah akhirnya korban hanya bisa bertahan 1,5 jam.  Kemudian pada pukul 05.30 Wita, korban mengembuskan nafas terakhirnya. Pihak medis rumah sakit menyatakan korban sudah tidak bernyawa lagi.

Begitu kejadian tersangka Ariandi langsung kabur melarikan diri. Petugas Polsek Kandangan yang menangani kasusnya dibantu buser reskrim Polres HSS sampai berita ini diturunkan terus melakukan pengejaran tersangka.

Tersangka dan korban bersama sejumlah kawan sekampungnya sebelumnya  tengah menggelar acara bagadang ronda kampung sekaligus rebus jagung dan kacang. Namun sebelumnya tersangka sudah dalam pengaruh mabuk alkohol.

Saat lagi nongkrong santai, mendadak papan triplek jatuh mengenai beberapa kawan yang lagi terlelap. Korban yang dalam posisi duduk pun spontan meminta supaya tersangka membetulkan papan triplek yang jatuh tersebut kembali ke posisi semula.

“Masalah sebelumnya ada papan triplek jatuh. Karena Mahli duduk agak jauh, ia meminta supaya Ariandi mengembalikan posisi papan triplek ke tempat semula. Tapi Ariandi entah kenapa malah tersinggung dengan ucapan Mahli.  Ariandi langsung bergerak menghajar dan menikamnya,” beber Ikhsan dan Bartini, warga setempat saksi kejadian memberikan keterangan kepada penyidik.

Dalam posisi duduk, korban dihajar. Tersangka langsung mencabut sajam dan menyerang korban berulangkali menyarangkan tikaman sajamnya mengenai dada dan perutnya dan tangan kanan.

Kapolres HSS, AKBP Yusran Cahyo melalui Kapolsek Kandangan, Iptu Faddilah, menyatakan tersangka dalam pencarian. “Tersangka dalam kondisi mabuk alkohol marah, langsung menghajar dan menikam korban hingga akhirnya tewas di rumah sakit,” jelas Iptu Faddilah.


Sumber : Banjarmasinpost     |     editor : Antony Rahman

Senin, 25 Juni 2012

Disabet Celurit Pelajar Dilarikan ke RS

BOJONEGORO, Amuntaipost.com -- Okta Sujarwo Hadi (16) Pelajar asal Dusun Sukorejo Desa Pejok Kecamatan Kepohbaru Bojonegoro harus mengalami luka sedalam 10 sentimeter, setelah menjadi korban pembacokan oleh orang tak dikenal dini hari tadi, Senin (25/06/2012).

Beruntung luka dikepala karena sabetan benda tajam Celurit tersebut, korban masih bisa bertahan, sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit Muhammadiyah Lamongan. Belum diketahui pelakunya, karena saat kejadian dilokasi tidak ada saksi yang mengetahui secara langsung.

Petugas Kepolisian Sektor Kepohbaru masih menyelidiki kasus pembacokan ini. Karena korban masih belum bisa dimintai keterangan motif pembacokan tersebut juiga belum diketahui secara pasti. "Kita masih melakukan penyelidikan atas kasus ini," kata Kasubag Humas Polres Bojonegoro, AKP Subarata kepada beritajatim.com, Senin (25/06/2012).

Ceritanya saat itu korban Okta usai bermain play station, bermaksud pulang dengan berjalan kaki. Namun dalam perjalanan itu kemudian datang pelaku dengan mengendarai sepeda motor Yamaha Vixion warna merah dari arah belakang langsung menyabetkan celurit ke arah kepala korban hingga menancap sedalam 10cm.

Warga yang mendengar teriakan korban langsung berusaha menolong dan dilarikan ke rumah sakit.


Editor : Antony Rahman    ||    Sumber : Berita Jatim

Minggu, 24 Juni 2012

Mendikbud Tarik 1600 Ijazah Palsu Guru dan Dosen

SURABAYA, Amuntaipost.com -- Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh meminta penarikan 1.600-an ijazah palsu untuk guru, mahasiswa, dan dosen.

"Ijazah palsu itu nggak lazim, karenanya ijazah itu harus ditarik kembali. Kalau sudah telanjur, ya dinas (dinas pendidikan) harus mengatur ulang," katanya di sela-sela pertemuan dengan ribuan guru dalam `Apresiasi Guru 2012` yang digelar Dinas Pendidikan Kota Surabaya di Surabaya, Sabtu.

Didampingi Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, ia mengemukakan hal itu untuk menanggapi penyidikan Kepolisian Daerah Jawa Timur terhadap kasus 1.600-an ijazah palsu yang mengatasnamakan tiga perguruan tinggi swasta yakni Universitas dr Soetomo Surabaya, Universitas Merdeka Malang, dan Universitas Darul Ulum Jombang.

Dalam pengungkapan kasus ijazah palsu itu pada 13 Juni lalu, polisi menyita 428 lembar form S3 Universitas Merdeka Malang, 439 lembar form S3 Universitas Darul Ulum Jombang, dan 323 lembar form S2 Universitas dr Soetomo Surabaya, namun 1.600-an ijazah palsu sudah terlanjur beredar di masyarakat.

Ke-1.600-an ijazah palsu yang sudah telanjur beredar itu, tercatat 62 persen di antaranya merupakan ijazah akta IV (guru), 31 persen ijazah S1, empat persen ijazah S2, dan satu persen ijazah S3. Polisi juga sudah menangkap pemalsunya yakni Drs Scpt MM bin H Amin (48) asal Sumenep yang mantan dosen dari salah satu universitas itu.
(E011) 


Editor : Antony Rahman    ||   Sumber : Banjarmasinpost

Jumat, 22 Juni 2012

Korban Tak Merasa Ban Mobilnya Ditembak

TUBAN, Amuntaipost.com -- Hingga saat ini petugas kepolisian dari Polsek Jenu, Tuban masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait kasus pencurian yang menimpa Nyoman, seorang nasabah Bank Mandiri saat sedang mengganti ban mobilnya yang mengalami kempes setelah di tembak oleh pelaku pencurian, korban mengaku tidak merasa jika ban mobilnya ditembak, Kamis (21/06/2012).

"Saya tahu kalau ban mobil saya bocor setelah saya keluar dari Indomart, dan saya langsung berusaha untuk mengantinya. Sejak awak saya tidak merasakan kalau ban mobil saya ditembak," terang Nyoman, korban pencurian yang merupakan karyawan dari ekspedisi Eka Jaya, Desa Purworejo, Kecamatan Jenun, Kabupaten Tuban.

Saat mengambil uang tunai Rp 65 juta dari Bank Mandiri Cabang Tuban, yang berada di jalan Basuki Rahmad, Kota Tuban tersebut Nyoman hanya sendirian dengan menggunakan mobil Panther terbuka nopol L 8061 NN, ia tidak memakai pengawalan dari petugas kepolisian maupun mengajak temannya.

"Dia saat mengambil uang hanya sendirian. Kasus seperti ini sudah pernah terjadi dan kita juga menawarkan untuk melakukan pengawalan saat melakukan pengambilan uang di bank, namun selama ini mereka tidak mau padahal semua gratis," terang AKP Murni, Kapolsek Jenu, Kabupaten Tuban.

Sementara itu Kapolsek Jenu menambahkan bahwa saat itu petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menangkap pelaku pencurian tersebut dengan mengumpulkan sejumlah barang bukti.

"Kita masih melakukan pemeriksaan terhadap korban, kita juga mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi sekitar lokasi kejadian perkara guna mengungkap kasus pencurian ini," sambung Kapolsek Perempuan itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang nasabah bank Mandiri yang baru mengambil uang dari bank menjadi korban pencurian, dalam aksi pencurian itu pelaku menambak ban mobil korban dengan paku, saat korban mengganti ban pelaku menggasak uang tunai Rp 65 juta yang ditaruh di belakang jok mobilnya.


Editor : Antony Rahman   ||   Sumber : Beritajatim

Senin, 18 Juni 2012

Pengedar Pil Karnopen Dibekuk Petugas

TUBAN, Amuntaipost.com -- Seorang penyuplai dan pengedar pil daftar G jenis Karnopen di tempat lokalisasi Gandul, Desa Wonorejo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban berhasil dibekuk oleh petugas kepolisian Polres Tuban. Dari tangan pelaku petugas berhasil menyita ratusan butir pil karnopen, Minggu (17/06/2012).

Pelaku pengedar pil Karnopen di area lokalisasi yang berhasil dibekuk oleh petugas Sat Reskoba Polres Tuban adalah Kusmiyanto (49), asal jalan Sumurgempol, Kelurahan Kingking, Kecamatan Kota, Kabupaten Tuban. Pelaku berhasil ditangkap saat sedang menunggu transaksi penjualan pil tersebut dengan pelanggannya.

Dari sejumlah informasi yang berhasil dihimpun beritajatim.com. Penangkapan terhadap pelaku pengedar pil daftar G tanpa memiliki ijin edar tersebut berawal saat petugas kepolisian dari Polres Tuban mendapatkan informasi dari warga sekitar bahwa pelaku akan melakukan transaksi.

Mendapatkan informasi tersebut sejumlah anggota dari Sat Reskoba Polres Tuban sudah bersiap-siap sejak awal untuk melakukan penangkapan terhadap Kusmiyanto yang sudah lama menjadi incaran petugas. Akhirnya petugas melakukan pengintaian dilokasi yang akan dijadikan tempat transaksi oleh pelaku.

"Kemudian setelah mengetahui pelaku datang dan akan melakukan transaksi petugas yang sudah berada di lapangan langsung menyergap pelaku. Saat mendatangi pelaku petugas langsung mengeledah pelaku dan barang bawaannya," terang AKP Noersento, Kasubbag Humas Polres Tuban.

Dari hasil pengeledahan terhadap pelaku pengedar pil Karnopen tersebut yang memang terkenal sangat licin itu petugas berhasil menemukan barang bukti berupa 400 butir pil Karnopen yang belum sempat dijual oleh pelaku dan sejumlah barang bukti yang lainnya.

"Pelaku berserta barang bukti langsung dibawa dan diamankan oleh petugas ke Mapolres Tuban untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, petugas masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengetahui dari mana pelaku mendapatkan barang tersebut dan untuk mengungkap jaringan pelaku," pungkasnya.



Editor : Antony Rahman  ||  Sumber : Berita Jatim

Jumat, 15 Juni 2012

'Pak Dosen' Sang Pemalsu Ijazah

MALANG, Amuntaipost.com -- Sucipto (48) tersangka pemalsu ijazah yang kini ditangkap oleh Polda Jatim ternyata dikenal sebagai seorang dosen. Namun ia dinilai tertutup dan jarang berbagaul dengan tetangga. Sucipto yang merupakan mantan dosen Universitas Dr Soetmo dan dipecat karena kasus jual beli nilai ini berdomisili di Jalan Hasanudin nomor 49, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

Kabar penangkapan Sucipto memang membuat tetangganya cukup terkejut. Rumah Sucipto hanya dihuni oleh kedua anaknya yang masih duduk di bangku sekolah dasar, penjaga rumah bernama Hasan serta sejumlah penghuni kos.

“Saya tak tahu soal praktik pemalsuan ijazah. Pak Sucipto ditangkap pada 24 Mei lalu, dan pekan lalu, kedua anak Pak Sucipto membesuk ke Markas Kepolisian Daerah Jawa Timur,” kata Hasan yang merupaan penjaga rumah dan bertugas mengantarkan sekolah kedua anak Sucipto, Jumat (15/6/2012).

Selain dikenal pendiam, tetangga Sucipto juga mengenalnya sebagai “Bapak Dosen”. Namun, mereka tak mengetahui di Perguruan Tinggi mana Sucipto mengajar. “Selama ini, Pak Sucipto sering keluar rumah dan pulang malam. Mobilnya saja diparkir di tepi jalan,” tutur Atik, salah satu tetangga Sucipto.

“Saya tak menyangka kalau dia (Sucipto, red) terlibat dalam kasus pemalsuan ijazah. Memang ada beberapa pemuda yang kadang datang ke rumahnya. Kami menyangka mereka adalah para mahasiswa yang membutuhkan bimbingan skripsi,” imbuh Atik

Sebelumnya, di rumah Sucipto polisi menyita ratusan lembar ijazah palsu berstempel Universitas Dr Soetomo Surabaya, Universitas Merdeka Malang, dan Universitas Darul Ulum Jombang. Serta sejumlah hologram logo perguruan tinggi, seperangkat komputer, stempel, delapan bendel skripsi, toga, dan uang tunai Rp 7 juta.

Polisi menduga, jaringan pemalsu ijazah beroperasi sejak 2007 lalu. Komplotan Sucipto telah mengeruk uang hingga miliaran rupiah. Setiap ijazah  Sarjana Rp 12 juta Pasca Sarjana Rp 30 juta dan Doktor Rp 70 juta.


EDITOR : ANTONY RAHMAN  ||  SUMBER : BERITA JATIM

Selasa, 12 Juni 2012

Penipuan Call Center Palsu Kembali Memakan Korban

JAKARTA, Amuntaipost.com -- Penipuan dengan modus penempelan call center palsu di mesin ATM kembali memakan korban. Kali ini seorang perempuan muda yang menjadi korbannya. Sundari (25), wartawati sebuah surat kabar nasional, harus merelakan simpanannya ludes ditarik oknum tak dikenal di sebuah ATM di wilayah Cipulir, Jakarta Selatan, Senin (11/6/2012).

Ia menuturkan, peristiwa tersebut berawal saat dia hendak mengambil uang di ATM Mandiri Carefour Express Cipulir, Jalan Raya Ciledug, Jakarta Selatan. Lantaran ATM tersebut rusak, SS memutuskan untuk mengambil uang di ATM BRI yang bisa dipakai untuk menarik simpanan di Bank Mandiri.

"Sekitar jam 10 siang saya berencana mengambil uang di ATM untuk beli makan. Ketika sampai di ATM Mandiri Carefour Express Cipulir Jalan Raya Ciledug, mesin ATM-nya rusak," terang Sundari, di Jakarta, Senin.

Saat ia hendak mengambil uang di ATM BRI ternyata kartu ATM Mandiri miliknya tidak bisa diproses. Tidak hanya itu, kartu tersebut ternyata tidak bisa dikeluarkan. "Tiba-tiba ada bapak-bapak datang, nanya, 'ATM-nya rusak ya, Mbak. Hubungi call center aja'. Hanya ada satu nomor di ATM itu 081294297888, dan entah kenapa saya menghubunginya," tutur Sundari.

Tanpa curiga ia langsung menghubungi nomor telepon yang tertera di mesin ATM. Si penerima lantas menyuruh dirinya untuk berpindah keluar dengan alasan tidak mendapatkan sinyal. Saat ia keluar, pria yang menyapa dirinya kemudian masuk ke dalam ruang mesin ATM.
"Kemudian operator menyuruh kembali ke mesin ATM dan memencet nomor pin ke tombol ATM," lanjut dia.

Sundari baru mulai curiga setelah menyadari simpanan di Bank Mandiri tidak bisa diblokir melalui Bank BRI. Ia pun segera berbalik arah dan masuk ke ruang ATM. Di situ ia tidak mendapati kartu ATM-nya lagi.

Ia pun segera menghubungi Call Center Mandiri untuk memblokir rekeningnya. Sayang, terlambat. Seluruh simpanannya telah dikuras dari rekeningnya.

Sundari pun segera bergerak menuju Mapolres Metro Jaksel untuk melaporkan dugaan tindak kejahatan yang dialaminya. Kasusnya saat ini tengah diselidiki Polrestro Jaksel. 


EDITOR : ANTONY RAHMAN   |   SUMBER : KOMPAS.COM

Senin, 11 Juni 2012

Tiga Pemuda Perkosa Bocah SD

PONTIANAK, Amuntaipost.com -- SI (13), siswi kelas 6 SD, digilir tiga pemuda yang tak lain adalah temannya sendiri, di kebun pisang, Minggu (27/5/2012) lalu sekitar pukul 21.30 WIB.

Peristiwa berawal saat bocah warga Desa Sungai Bakau Besar Darat, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Pontianak, Kalimantan Barat, hendak pulang usai menonton acara hiburan malam.

Di tengah jalan, ia bertemu dengan tersangka, MS (14) dan HL (18), yang membujuk korban agar mau diajak berbuat mesum.

Korban tidak berdaya, karena para tersangka mengancamnya agar tidak berteriak. Setelah keduanya selesai melampiaskan nafsu kepada korban, datang lah DM (20) yang berniat mengantarkannya pulang.

"DM pura-pura hendak mengantar SI pulang ke rumahnya. Tapi, setelah kedua tersangka meninggalkan korban, DM justru menjadi orang ketiga yang menyetubuhi korban," tutur Kapolres Pontianak AKBP Sigit Dedi Purwadi kepada Tribun, Minggu (10/6/2012).

Ajakan MS dan HL, lanjutnya, sempat ditolak oleh korban. Namun, para tersangka terus memaksa dengan menarik tangan korban.

"Karena kalah tenaga, korban berhasil ditarik ke kebun pisang. Celana korban dipeloroti paksa. Di situ lah, kegadisan SI direnggut HL yang lebih dulu menyetubuhinya, kemudian disusul aksi MS," terangnya.

Minggu, 10 Juni 2012

Mekar Rela Disetubuhi Teman Pacarnya

MANADO, Amuntaipost.com -- Vanda (45) terlihat sangat marah terhadap anaknya, sebut saja Mekar (15) saat berada di Mapolresta Manado, Sabtu (9/6/2012).

Warga Kelurahan Ranomuut bolak-balik keluar masuk ruangan, karena tidak kuat menahan apa yang baru didengarnya atas pengakuan anak keduanya, di hadapan polisi.

Vanda mengaku tidak menyangka Mekar telah melakukan hubungan suami istri dengan seorang pria pengangguran bernama Epeng (19), warga Kelurahan Malendeng.
 
"Berapa kali lakukan?" tanya Vanda dengan nada meninggi terhadap putrinya.

Amarah Vanda bukan tanpa alasan. Awalnya, ia datang ke mapolresta untuk melaporkan pacar  anaknya berinisial HP alias Harto (18), warga Malendeng yang diduga melarikan putrinya sejak Rabu (6/6/2012), sesuai pengakuan Mekar. Namun,  ternyata Vanda dibohongi.

"Jam tujuh malam. Dia (Mekar) minta uang untuk ke warung internet, katanya mau mendaftar sekolah (SMA) melalui internet. Namun, nyatanya sampai hari ini baru kembali, itu pun kami yang temukan dia," beber Vanda.

Di hadapan polisi, Mekar mengaku awalnya menyatakan diri lari ke rumah pacarnya, Harto. Namun setelah ditelusuri selama tiga hari hilang dari rumah orangtuanya, ternyata ia berada di rumah teman pacarnya bernama Epeng.
"Saya bertemu dia di warnet lalu ke rumahnya," ungkap Vanda.

Setelah pelariannya terkuak, Mekar dengan polosnya menceritakan semua kejadian selama dirinya berada di rumah Epeng. Di rumah itulah, gadis bertubuh mungil yang baru lulus SMP, mengaku disetubuhi Epeng.

"Saya sedang tidur di kamar, dia masuk dan mulai memegang seluruh badan saya. Saya sempat menolak," tutur Mekar yang akhirnya mengaku pasrah dan tidak berusaha melawan terhadap perbuatan pelaku.

Pada Rabu malam itu, waktu menunjukkan sekitar pukul 23.00 WITA. Di kamar itulah kesucian gadis belia direnggut pemuda pengangguran.

Seolah tidak menyadari ekses negatif atas kejadian tersebut, Mekar dengan detail merincikan peristiwa demi peristiwa, sambil tertawa dan tersenyum saat pertanyaan nakal dilayangkan kepadanya.

Ironisnya, meski telah menyerahkan mahkota kesuciannya kepada sahabat pacarnya, Mekar tidak mencintai Epeng. Ia mengaku hanya melakukan hubungan seks dengan Epeng.
"Saya tidak mencintai dia. Saya mencintai Harto," cetus Mekar. (*)
 
 
Editor : Antony Rahman  ||  sumber : banjarmasinpost

625 Gram Emas dan Uang Rp 120 Juta Digondol Maling

TUBAN, Amuntaipost.com -- Rumah milik Huniati (82), warga jalan Dr Soetomo, kawasan Kota Tuban disatroni maling yang diperkirakan berjumlah 2 orang, Sabtu (08/06/2012). Dalam kejadian tersebut, pelaku berhasil menggasak Emas seberat 625 gram serta uang tunai Rp 120 juta.

Dari sejumlah informasi yang berhasil dihimpun beritajatim.com, kejadian tersebut terjadi saat korban sedang berbelanja yang tak jauh dari rumahnya sehingga rumah dalam keadaan kosong. Korban baru sadar saat rumahnya dibobol maling ketika kembali ke rumahnya dan memeriksa barang-barang berharga miliknya sudah tidak berada di tempatnya.

Apalagi saat belanja, korban sempat mengetahui ada orang keluar dari dalam rumahnya sambil membawa bungkusan sehingga mulai curiga. Namun korban masih belum yakin, setelah masuk ke dalam rumahnya korban baru yakin bahwa orang yang keluar dari rumahnya telah melakukan pencurian.

"Menurut keterangan dari saksi, pelakunya dua orang lelaki. Satu berada di luar sambil berpura-pura belanja, dan satu pelaku lainnya masuk ke rumah," jelas AKP Arief Kristanto, Kasat Reskrim Polres Tuban.

Aksi pencurian tersebut berlangsung secara singkat, diperkirakan pelaku sudah mengetahui seluk beluk rumah korban. Adapun barang-barang yang berhasil digasak pelaku adalah uang tunai Rp 120 juta, kalung dan gelang emas 125 gram dan emas lantakan seberat 5 ons. Diperkirakan korban mengalami kerugian hingga mencapai Rp 370 juta.

Untuk mengungkap kasus pencurian yang mengakibatkan kerugian hingga ratusan juta tersebut petugas kepolisian dari jajaran Polres Tuban masih melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, selain itu petugas juga telah melakukan olah TKP untuk mengungkap siapa pelakunya.
 
 
Editor : Antony Rahman  ||  sumber : beritajatim.com

Jumat, 08 Juni 2012

Ajak Selingkuh Guru, Pelajar SMP Masuk RS

JOMBANG, Amuntaipost.com -- Pelajar SMP berinisial YDP (16) asal Jombang , nekad mengirim SMS cabul ke gurunya sendiri bernama Erna (35). Akibatnya, suami sang guru marah-marah hingga memukuli korban. Saat ini YDP dirawat di RSUD Jombang karena menderita memar-memar.

YDP ketika ditemui di ruang Asoka RSUD Jombang mengatakan, ia dipukuli Lukman (40), warga Desa Blimbing Kecamatan Gudo yang juga suami dari Erna, guru SMP Wahid Hasyim, saat makan di warung Cukir. Semua itu berawal dari SMS yang ia kirim ke Erna. Maklum saja, dalam SMS itu, pelajar yang beralamat di Pucanglaban, Tulungagung itu mengumpati Erna dengan kata-kata kotor.

YDP kecewa, karena janji Erna untuk memasukkannya ke MA Salafiyah tidak terbukti. Namun apes, SMS umpatan itu terbaca oleh suami Erna, yakni Lukman. "Kejadiannya Rabu malam. Saat makan di warung, saya dipukul, ditendang, serta dijambak, oleh Pak Lukman," kata YDP sembari menunjukkan bekas memar yang diderita, Kamis (7/6/2012).

Dikonfirmasi terpisah, Lukman mengakui perbuatan yang ia lakukan. Emosi Lukman mendidih saat mengetahui YDP memaki-maki istrinya lewat SMS. Bahkan, YDP juga sempat mengirim SMS yang bernada mengajak Erna berselingkuh. "Erna ukiren katresnanku ojo kondo-kondo karo bojomu (Erna ukirlah cintaku jangan bilang bilang sama suamimu)," demikian salah satu SMS itu seperti yang ditunjukkan oleh Lukman.

Nah, karena tersinggung bunyi SMS tersebut, malam itu juga Lukman mencari YDP ke daerah Cukir. Kebetulan, saat itu korban sedang makan di warung. Tanpa bisa dicegah, Lukman kemudian menghajar korban. "Dia SMS dengan misuh-misuhi (mengumpat) istri saya," ujar Lukman.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Jombang, AKP Sugeng Widodo mengaku sudah menerima laporan dari korban. "Kami sudah memintakan visum. Selanjutnya, kami segera memanggil terlapor dan juga saksi-saksi," kata Widodo menegaskan. 
 
 
Sumber : beritajatim.com  |  editor : Antony Rahman

3 Kali Tiduri Pacar, Imam Dijebloskan Ke Penjara

SURABAYA, Amuntaipost.com -- Berbagai macam caranya untuk mendapat kepuasan nafsu seks secara tidak benar. Ada yang janji dinikahi, ada pula mengataskan nama cinta. Hingga generasi muda terlihat hancur.

Imam (22), asal Lamongan yang indekos di Jalan Dukuh Pakis. Dia memiliki pacar sejak tahun 2010. Ternyata dengan percintaan itu membuat Imam kerap meminta jatah untuk berhubungan intim.

Berulang kali meniduri Cinta (bukan nama sebenarnya) membuat Imam dijebloskan ke penjara Polrestabes Surabaya. Imam dilaporkan keluarga Cinta karena tidak mau bertanggung jawab atas perbuatannya. Remaja yang berusia 16 tahun dan tinggal di Jalan Dukuh Kupang itu, terakhir kali ditiduri Imam di penginapan murah meriah yang ada di Dupak Bangunrejo (BR).

Hanya membutuhkan uang Rp 25 ribu untuk nyewa kamar dengan waktu 6 jam, tukang cuci motor ini. Sudah 3 kali meniduri Cinta. Selain uang Rp 25 ribu, Imam hanya mengobral janji. "Saya akan bertanggung jawab dan kunikahi kamu," janjinya kepada Cinta yang duduk di kelas 1 SMA.

Perbuatan Imam ternyata terendus oleh orang tua Cinta. Setelah dicecar pertanyaan, Cinta akhirnya mengakui kalau dirinya telah tidak perawan. Itu akibat perbuatan Imam. Orang tua Cinta lantas memanggil Imam. Ketika ditanya soal pernikahan, Imam mengelak dengan alasan masih pikir-pikir. Tidak terima, kasus ini lantas dilaporkan ke pihak berwajib.

Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Farman didampingi Kanit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) AKP Suratmi mengatakan, setelah pihaknya menerima laporan dan memintakan visum, pihaknya langsung membekuk tersangka. "Kami mengamankan sejumah barang bukti berupa bra warna hijau, celana dalam warna putih dan 1 (satu) buah KTP atas nama Imam,” terang Suratmi kepada wartawan, Kamis (7/6/2012).

Kepada petugas, tersangka mengakui kalau dirinya dan Cinta hanya sebatas teman, bukan sepasang kekasih. Kendati demikian, tidak menyurutkan hasratnya untuk melampiaskan nafsu kepada Rina. Atas perbuatannya, petugas menjerat dengan Pasal 81 ayat 2 UU RI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman penjara paling singkat 3 tahun dan selama-lamanya 15 tahun.


Sumber : beritajatim.com  |  editor : Antony Rahman

Bising Suara Bercinta, Nenek Pilih Tidur di Mobil

ALBANY PARK, Amuntaipost.com -- Berhubungan seks memang privasi. Tapi, hubungan suami istri itu jangan sampai mengganggu orang lain, karena urusannya menjadi berbeda.

Christine Knowles dari Albany Park, Sidcup, Inggris, mengaku selalu terganggu dengan bisingnya suara tetangga yang sedang asyik bercinta.

Parahnya lagi, menurut nenek 60 tahun, gangguan itu muncul setiap pukul 02.00 dini hari. Knowles mengaku mengalami 'gangguan suara liar' itu selama dua tahun. Saking tak tahan, ia berniat ingin membuat flat-nya menjadi kedap suara.

"Gadis itu tampaknya terus berhubungan seks. Saya bisa mendengarnya pada pukul 02.00. Itu membangunkan aku," jelas Knowles seperti diwartakan Daily Mail, Kamis (7/6/2012).

Ibu lima anak itu tinggal di bawah tetangganya, di apartemen London and Quadrant (L&Q). Kini, untuk menghindari 'kebisingan', saat tengah malam ia memilih tidur di mobil. Knowles menduga, tetangganya mengadakan pesta seks tiap dini hari.
sumber : banjarmasinpost.co.id  |  editor : Antony Rahman

Selasa, 05 Juni 2012

Niat Shalat di Masjid, Motor Raib Dibawa Maling

SAMPANG, Amuntaipost.com -- Niat makan dan salat isya di masjid jami' Kawasan Kota Sampang Madura, Musarofah (30) warga Desa Teporo barat Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang Madura, terpaksa harus pulang jalan kaki. Pasalny motor merk Honda Beat warna biru nopol Z 2905 B yang terparkir raib digondol maling.

Kejadian pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di sekitar taman bunga Trunojoyo itu sempat menarik perhatian warga. "Baru sekitar 15 menit, mas, saya cuma makan dan salat, ketika keluar tiba-tiba motor saya sudah hilang," terangnya sambil menampakkan raut muka kesedihan, Senin malam (4/6/2012).

Sementara menurut pengakuan Feri (40), salah satu warga yang berada di lokasi kejadian ketika di konfirmasi mengaku bahwa pencurinya tergolong nekat. "Saya heran, padahal tadi itu ada himbauan di masjid karena maraknya pencurian. Lagian hanya berjarak 25 meter ada polisi dari Polres yang menjaga keamanan masjid. Kalau menurut saya, malingnya ini termasuk sudah profesional," tuturnya.

Lokasi Kejadian masih di padati warga yang bergerombol. Lantaran curanmor itu berada di lokasi keramaian. Bahkan, akses jalan menuju masjid juga sempat terjadi kemacetan sesaat.


Sumber : beritajatim.com || editor : Antony Rahman

Senin, 04 Juni 2012

Waduh.. Pelajar SMK 4 Kali Setubuhi Pacar

MALANG, Amuntaipost.com -- Gaya pacaran remaja sekarang yang sudah di luar batas, mengantarkan RR (17), pelajar Kelas XI sebuah SMK Swasta di Gondanglegi, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang masuk bui, Minggu (3/6/2012).

Dari hasil pemeriksaan Petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Malang sore ini, RR ternyata sudah menggagahi Nilam (bukan nama sebenarnya). Remaja yang tinggal indekos tak jauh dari sekolahnya itu, sudah setahun berpacaran dengan Nilam.

Menurut RR, Nilam adalah teman satu sekolah. "Dia pacar saya. Kita sudah pacaran sejak masuk kelas satu," ungkapnya.

Kata RR saat diperiksa penyidik Polres Malang, ia satu sekolah dengan Nilam. Pacarnya, mengambil jurusan perbankan. Sedang dirinya, mengambil jurusan otomotif.

Dari pengakuannya, RR sudah melakukan hubungan layaknya suami istri sebanyak 4 kali. Awal mula hubungan badan itu, dilakukan saat malam pergantian tahun 2011 lalu di rumah Nilam.

"Saat itu pergantian tahun. Kebetulan, orang tua pacar saya tidak ada di rumah. Kami melakukannya suka sama suka, pak," terangnya.

RR melanjutkan, usai melakukan intim yang pertama, kedua sejoli itu nampaknya sudah mulai ketagihan. Sampai akhirnya, hubungan suami itu dilakukan sebanyak 4 kali.

"Dua kali kami lakukan di rumah pacar saya, pak. Sisanya, saya lakukan di rumah teman. Kita lakukan itu suka sama suka," ucapnya.

Aksi itu terbongkar setelah orang tua Nilam, membaca pesen pendek melalui ponsel. Melihat pesan pendek anaknya sudah di luar batas, orang tua Nilam pun emosi dan melaporkan RR ke Polisi.

"Saya ditangkap saat pulang dari ekstra kurikuler menuju bengkel motor di Dampit. Orang tua Nilam melaporkan setelah melihat pesen SMS. Soalnya, saya dan Nilam selalu SMS dengan bahasa orang dewasa," ucapnya.

Terpisah, Kasatreskrim Polres Malang, AKP Bayu Indra Wiguno mengaku jika RR, masih dalam pemeriksaan. "Saat ini masih kami tahan untuk menjalani pemeriksaan," pungkasnya. [yog/but]


Sumber : beritajatim.com | editor : Antony Rahman

Pesawat Jatuh, Dikabarkan Ratusan Penumpang Tewas

LAGOS, Amuntaipost.com -- Setidaknya 153 orang dilaporkan tewas, setelah pesawat yang mereka tumpangi jatuh ke daerah hunian kota Lagos Nigeria, pada hari Minggu (3/6/2012).
Asap tebal membumbung dari bangunan yang tertabrak pesawat di daerah dekat bandara Lagos. Menurut beberapa saksi mata, pesawat terlihat terbang rendah sebelum jatuh dengan suara keras di daerah perumahan.
Beberapa penduduk mengatakan, setelah jatuh pesawat yang diidentifikasi milik Dana Airlines Nigeria tersebut hancur berkeping-keping dan menimbulkan api dan asap di antara perumahan.
Puing-puing pesawat berserakan di antara perumahan yang terbakar. Hingga saat ini belum diketahui penyebab kecelakaan tersebut.
Ratusan warga berbondong-bondong menuju lokasi kecelakaan untuk melihat apa yang terjadi. "Pesawat tersebut milik Dana (maskapai penerbangan) dari (ibukota) Abuja ke Lagos yang diperkirakan membawa sekitar 153 penumpang," kata kepala penerbangan sipil Harold Demuren.
Diperkirakan tidak ada satupun penumpang yang selamat dari kecelakaan mengerikan tersebut. "Saya tidak yakin ada penumpang yang berhasil selamat," kata jurubicara Kepolisian Negara Lagos, Joseph Jaiyeoba.
Pesawat jatuh di wilayah Iju, pingir kota Lagos yang padat penduduk. "Pesawat terbang rendah. Lima menit kemudian terdengar ledakan keras. Api dan asap membubung tinggi dari reruntuhan pesawat yang jatuh di perumahan penduduk," kata Tunji Dawodu, yang saat itu baru keluar dari gereja pada pukul 15.30 waktu setempat.
Sementara juru bicara maskapai penerbangan Dana, yang dianggap paling aman di Nigeria hanya memberi konfirmasi bahwa salah satu pesawat miliknya telah mengalami kecelakaan. "Kami mengkonfirmasi bahwa salah satu pesawat kami jatuh hari ini di pinggiran Lagos," kata Tony Usidamen kepada AFP.

Sumber : banjarmasinpot.co.id | editor : Antony Rahman

Minggu, 03 Juni 2012

Sugianti Berteriak Sebelum Dibunuh dan Diperkosa

MALANG, Amuntaipost.com -- Pembunuhan sadis di Kabupaten Malang yang menimpa Sugiatin (40), warga Dusun Banjarsari RT30/RW03, Desa Sindurejo, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, kemarin petang menyisakan banyak cerita.

Diduga, saat korban meregang nyawa dihabisi pelaku, teriakan korban sempat terdengar ayah kandungnya, Satam (70). Menurut Satam, begitu menantunya Senan (43) memberitahu istrinya belum pulang kerumah meski hari menginjak sore, ia dan beberapa warga akhirnya turut melakukan pencarian.

"Anak saya memang sering merumput. Tapi, biasanya bersama suaminya," tegas Satam. Dia menuturkan, siang pukul 10.00 wib saat berada di ladang, dirinya mendengar teriakan suara orang minta tolong. Karena pendengarannya mulai menurun, ia masih sempat mencari asal suara teriakan.

Mendengar suara teriakan, Satam tidak mengenali jika suara itu, diduga berasal dari teriakan korban. Satam akhirnya mencari sumber suara teriakan ke arah utara.

"Saya dengar suara orang berteriak minta tolong. Tapi, saya cari ke sisi utara ladang saya kok tidak ada," kenang Satam saat menemui ratusan pentakziah di rumahnya, Minggu (3/6/2012).

Menurut dia, karena tidak ketemu, ia pun kembali bekerja. Baru kemudian disadari jika jasad korban yang juga anak kandungnya sendiri, tergeletak bersimbah darah di sisi selatan ladang tak jauh dari dirinya bekerja.

Sekadar diketahui, pembunuhan sadis menimpa Sugiatin. Ibu satu anak itu tewas dengan kondisi telanjang bulat. Leher korban nyaris putus. Kepala korban terus mengeluarkan darah segar saat dibawa ke Rumah Sakit Syaiful Anwar, Kota Malang, tadi malam.

Diduga, korban tewas juga diperkosa oleh pelaku. Pasalnya, saat kejadian tubuh korban ditemukan tertelungkup tanpa sehelai benang dan hanya ditutupi jaket warna biru yang diduga, milik pelaku. [yog/but]

Sumber : beritajatim.com  |  editor : Antony Rahman

Pesawat Kargo Tabrak Minibus, 10 Tewas

ACCRA, Amuntaipost.com -- Satu pesawat barang mengalami kecelakaan di Ibu Kota Ghana, Accra, Sabtu malam (2/6), dan menghantam satu minibus penuh penumpang, sehingga menewaskan sedikitnya 10 orang, kata beberapa pejabat bandar udara.

Pesawat itu menabrak bus-mini di luar El Wak Stadium, kurang dari 10 kilometer dari Bandar Udara Internasional ketika pesawat tersebut berusaha turun di bandar udara, kata koresponden Xinhua.

Pesawat DHV III (Allied Air Cargo Aircraft), yang beroperasi dari Lagos, Nigeria, menuju Accra gagal mendarat di landasan pacu pada pukul 19.00 waktu setempat, kata Direktur Pelaksana Perusahaan Bandar Udara Ghana Doreen Owusu Fianko. Empat anggota awak pesawat selamat dan mendapat perawatan di klinik bandar udara, kata Fianko.

Pesawat Boeing 727-200 itu menabrak minibus, sehingga 10 orang dikonfirmasi tewas, kata Fianko sebagaimana dikutip Xinhua --yang dipantau ANTARA News di Jakarta, Sabtu pagi. Ia menambahkan semua mayat tersebut ditempatkan di kamar mayat 37 Military Hospital.

Menurut pernyataan perusahaan itu, korban tewas terdiri atas seorang perempuan dan sembilan lelaki.

Pesawat Allied Air Cargo tersebut diduga adalah milik satu perusahaan Nigeria. Pesawat itu tak membawa barang berbahaya.

Masih belum diketahui berapa penumpang bus mini tersebut. Beberapa saksi mata menduga mobil itu membawa 27 penumpang. Namun, seorang prajurit militer yang tak bersedia disebutkan jatidirinya di lokasi kejadian mengatakan ada 24 orang di dalam bus mini dan semuanya tewas dalam kecelakaan tersebut.

Penyebab pesawat itu mengalami kecelakaan belum diketahui, tapi pada Sabtu, Accra diguyur hujan dan daya pandang tidak bagus.


Sumber : banjarmasinpost.co.id | editor : Antony Rahman

Rabu, 30 Mei 2012

PNS Selingkuh dengan Mahasiswi

POLIWALI MANDAR, Amuntaipost.com -- Seorang pegawai negeri sipil (PNS) di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Sury, melaporkan suaminya, Rudy, ke polisi karena diduga berselingkuh dengan Nur, mahasiswi yang juga mantan pacar suaminya.
Sury memergoki Nur sedang berada di kamar kos suaminya. Ia memang tak menemukan Rudy sedang berduaan di kamar dengan Nur, namun hal itu cukup bukti baginya untuk melaporkan dugaan perselingkuhan.
Keberatan dengan sikap Rudy dan selingkuhannya Nur akhirnya Sury mengadukan kasusnya ke polisi. Kepada Penyidik di Polsek Wonomulyo, Polewali Mandar, Selasa (29/5/2012), Sury mengaku tidak terima perlakuan suaminya yang tega berselingkuh.
Di hadapan Polisi Nur mengaku terus terang sudah lama pacaran dengan Rudy. Nur bahkan mengaku sudah pacaran dengan Rudy sebelum menikah dengan Sury.
Sang suami yang menghadap ke polisi usai dilaporkan istrinya mengaku stres berat. Ia berdalih nekad berselingkuh dengan mantan pacarnya lantaran tidak tahan menerima perlakukan sang istri yang kerap membentak dan memukul dirinya saat pulang kerja.
Sebelumnya, pasangan suami istri bernama Rudy dan Sury itu memang sudah pisah ranjang. Mereka yang sama-sama pegawai negeri di Pemda Polewali Mandar yang sudah lama pisah ranjang karena terlibat cekcok soal urusan rumah tangga yang tak kunjung selesai.
Kabar perselingkuhan Rudy dengan perempuan lain sebetulnya sudah lama terdengar di telinga Sury, namun karena kesulitan bukti ia kemudian membiarkan cerita tersebut.
Hingga akhirnya ia menemukan kesempatan mengecek rumah kos suaminya Rudy di Wonomulyo tak jauh dari tempat kerjanya.
Meski belum ada solusi terbaik untuk ketiganhya, namun ketiga belah pihak mencari jalan terbaik dari masalah ini sebelum sepakat mengambil langkah hukum.
Kanitres yang juga menjabat Kanit Perlindungan Anak dan Perempuan (PPA) Polsek Wonomulyo yang menerima pengaduan ini hanya memberi wejangan atau nasihat agar ketiga belah pihak terutama Rudy dan Sury agar kembali merenungkan hubungan rumah tangga mereka sebelum menempuh jalan hukum.

Sumber : banjarmasinpost.co.id | editor : Antony Rahman

Berita Populer