_________________________________________________________________________________________________________________________
SELAMAT DATANG di AMUNTAIPOST (Portal Blog Banua Amuntai)

Anda Pengunjung Ke

Minggu, 09 Desember 2012

Kongres Luar Biasa PSSI Diadakan di Palangkaraya

PALANGKARAYA, Amuntaipost.com -- Panitia lokal Kongres Luar Biasa (KLB) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Palangkaraya, Kalimantan Tengah (kalteng), hingga saat ini sudah hampir 100 persen mempersiapkan pelaksanaan kongres yang akan di gelar, Senin (10/12/2012) bertempat di Swissbel Hotel Danum Jalan Tjilik Riwut km 5 Palangkaraya. Kegiatan itu, rencananya akan dibuka oleh Gubernur Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang.

Panitia lokal Kongres PSSI Palangkaraya, Tutydau, saat dikonfirmasi terkait persiapan pelaksanaan kongres PSSI yang akan di gelar, Senin besok, mengatakan, pada prinsipnya, pihaknya sudah mempersiapkan segala sesuatunya terkait pelaksanaan Kongres PSSI tersebut.

"Saat ini beberapa peserta mulai berdatangan dari berbagai provinsi, jumlah peserta yang akan datang mengikuti kongres diperkirakan akan mencapai 240 orang. Kami sudah mempersiapkan semuanya," kata Tutydau yang disebut-sebut juga akan mencalonkan dalam Pemilukada Wali Kota Palangkaraya, 5 Juni 2013 mendatang.

Bos Persatuan Sepakbola Palangkaraya (Persepar) Kalteng ini menanggapi dingin, saat ditanya terkait adanya kabar penolakan pelaksanaan Kongres di Palangkaraya oleh sebagian kalangan atau voter dan adanya ancaman mereka akan menggelar Kongres tandingan yang akan di gelar di Solo.

"Silakan saja jika ada yang ingin membuat Kongres tandingan di Solo lagi, kami tidak bisa melarang, itu hak mereka, namun yang pasti pelaksanaan Kongres PSSI di Palangkaraya besok Senin kan sudah sah menurut aturan PSSI, karena kongres akan dihadiri perwakilan AFC dan FIFA. Jadi bila ada sekelompok orang yang ingin menggelar Kongres tandingan di Solo silakan saja," timpalnya lagi.

Menurut Kader PDIP Kalteng ini, adanya Kongres PSSI Tandingan di Solo apakah bisa diterima oleh FIFA dan AFC, karena selama ini dua lembaga tertinggi persepakbolaan dunia itu hanya mengakui kepengurusan PSSI yang akan menggelar Kongres di Palangkaraya Senin besok.

Demikian juga saat ditanya terkait isu bahwa voter yang akan hadir dalam kongres PSSI di Palangkaraya adalah voter Solo, dia mengatakan, pihaknya tetap akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan oleh Statuta.

"Statuta adalah kompetisi berjalan, jika dalam kongres nanti akan memakai voter Solo seperti yang diinginkan oleh KPSI, artinya itu akan melanggar Statuta. Itu juga artinya dari Kongres PSSI Solo hingga saat ini tidak ada kegiatan sedangkan kompetisi sudah dilaksanakan," tegasnya.

Seperti marak diberitakan, PSSI memang tetap akan menggelar kongres 10 Desember mendatang di Palangkaraya. Itu ditegaskan oleh Sekretaris Jenderal PSSI, Halim Mahfudz. Menurut dia, menggelar kongres adalah keputusan PSSI untuk menjalankan MoU.

"Kami sepakat menggelar kongres 10 Desember di Palangkaraya. Namun begitu kongres ini tidak bisa samata-mata sepenuhnya menuruti MoU. PSSI bersikap tetap pada statuta karena PSSI adalah anggota resmi FIFA," ujar Halim dalam jumpa pers di Kantor PSSI, Jumat.

Halim menambahkan bahwa ia berharap semua anggota klub bisa mengikuti kongres karena jika tidak, maka akan ada sanksi dari FIFA. 


Sumber : banjarmasinpost    ||     editor : Antony Rahman

Berita Populer